DESA MEKAR JAYA – KIM Mekar Jaya. Dinas Perhubungan kabupaten Natuna didampingi kades Mekar Jaya lakukan survei titik-titik yang akan dipasang rambu-rambu laut menuju sungai Air Batang yang merupakan salah satu pintu masuk menuju desa Mekar Jaya melalui jalur laut, Selasa (23/04/2019).
Kepala Dinas Perhubungan Natuna melalui Kasi Penunjang Keselamatan Pelayaran mengatakan pihaknya melakukan survei rencana pemasangan rambu-rambu laut di desa Mekar Jaya. Rambu-rambu ini sangat penting bagi keselamatan lalu lintas pompong yang keluar masuk di sungai ini, apa lagi kondisi alur yang sangat sempit.
“Kami melakukan survei rencana pemasangan rambu-rambu laut. Rambu-rambu menuju sungai Mekar Jaya ini harus dipasang mengingat rambu-rambu yang digunakan saat ini hanya pancangan kayu biasa, tentu ini sangat membingungkan terutama bagi pompong yang belum pernah masuk sebelumnya”. Ujar kasi disela-sela perjalanan menuju titik-titik yang akan dipasangkan pemandu lalu lintas laut tersebut.

Rencananya, pemasangan rambu perairan yang akan dibiayai dari APBD Natuna itu akan dilaksanakan ketika proses perencanaan oleh pihak konsultan selesai dilakukan. Menurut pengakuan pihak konsultan yang juga ikut melakukan survei langsung di lokasi, paling cepat proses pembangunan akan dilakukan awal puasa dan paling lambat lepas lebaran Idul Fitri nanti.
Muhamad Isa, selaku kades mendampingi tim dari Dishub Natuna dengan menggunakan speed boad pribadinya melakukan penelusuran ke setiap titik-titik yang akan dipasang rambu-rambu laut. Beliau mengungkapkan terimakasih kepada Kadishub Natuna melalui Kasi penunjang keselamatan pelayaran. Rambu-rambu ini memang sangat dibutuhkan terutama bagi pompong yang keluar masuk dari dan menuju desa Mekar Jaya.
“Rencana pemasangan rambu-rambu laut di kuala sungai Air Batang ini yang merupakan salah satu gerbang masuk desa kami adalah kabar yang sangat mengembirakan bagi kami, mengingat dari dulu hingga hari ini lalu lintas masuk sungai ini hanya dipandu oleh pancang-pancang seadanya dan menyulitkan bagi orang yang tidak pernah masuk sebelumnya”. Ungkap Isa dengan penuh kegembiraan.
Selesai melakukan survei, kades mengajak tim dishub mengunjungi lokasi mangrove yang merupakan rencana objek wisata yang lagi proses pengerjaan saat ini.

Harjono